Hiduplah Sebagaimana Adanya Dengan Motor Butut

Ku Ucapkan Terimakasih

Kerabat yang setia, postingan saya sesungguhnya tidak ada manfaatnya sama sekali. Aku sebutkan banyak bersyukur agar bisa berkunjung. Teman ku Wak Asin atau Iwak Asin maksudnya adalah Ikan Asin. Jika Motor Butut adalah motor yang pada dikala ini tidak cocok buat digunakan paling utama buat jarak yang signifikan.

stock-photo-traditional-salted-fish-without-pormalin-or-other-preservatives-1895841334
https://www.shutterstock.com/g/Azot+Susila
Motor Butut

Motor Butut ialah bahasa berasal dari kampung saya yang arti nya yaitu motor yang sudah butut alias serta motor yang sudah tidak layak pakai buat ekspedisi jarak depat ataupun jarak jauh, cuma Motor Butut inilah yang cuma aku punya. Syukuri saja dan nikmati sajalah apa saja yang telah Tuhan berikan kepada saya. Bahagiaan ialah Mengenai yang saya ingin. Ini merupakan Motor Butut yang saya miliki.

Kemana pula aku berangkat hanya motor yang butut ini yang saya pakai, di karenakan saya hanya memiliki satu motor saja hanya motor ini yang butut syukuri meski Motor yang butut, sangat bermanfaat buat ku. meski pula telah bodol, senantiasa aku gunakan mencari uang buat diri ku sendiri dan keluarga hanya motor inilah yang saya kendarai.

Dari kegiatan saya yakni berdagang wak asin (iwak asin) ( wakasin) (gesek/ ikan asin) dan terasi dagang dengan cara keliling menggunakan motor butut / motor butut sampai melakukan kegiatan antar dan jemput bocah sekolah. Syukur bocah di sekolah tidak pernah malu meski pula menggunakan dengan motor yang butut. Apa pula saya semacam itu saya yang tidak sempurna bahkan jauh dari kata sempurna dari seluruh keterbatasan yang pantas saya syukuri segala nikmat serta anugerah pemberian dari Tuhan.

Hiduplah Sebagaimana Adanya Dengan Motor Butut

Tak dapat dipungkiri didalam kehidupan memang ada banyak berbagai permasalahan. Sebaliknya kita seluruh masih menginginkan sesuatu kejernihan dari berbagai kotoran dan keburukan. Inilah keadaan dunia yang sebetulnya. Dikelilingi oleh kegembiraan adalah banyak kewajiban dan sangat menyedihkan.

Denga berbagai aneka berbagai warna di campuri dengan berbagai kotoran dan diliputi berbagai keletihan sebaliknya diri kita tetap terletak dalam kesedihan. Apabila kita berjumpa istri& anak, sahabat dan mencari suatu jenis pekerjaan, rumah menyerupai tempat tinggal sebaliknya tempat kerja menyerupai lingkungan kerja, jadi ada begitu banyak hal sehingga harus ada sesuatu yang membuat semangat kita mencintai. Apalagi ada sesuatu yang kurang hebat dalam hidup kita.

Kita bagaikan manusia harus cerdas mengatasi sumua permasalahan dengan segala kebaikan, biar diri kita bisa selamat dari permasalahan. Allah menciptakan kehidupan didalam dunia ini yang terdapat dari dalam 2 yang berbeda, mengenai yang berlawanan dan 2 macam yang selalu bertolak belakang, contohnya adanya kebaikan dan keburukan, adanya kejahatan dan kemuliaan, adanya ke elokan dan kehancuran, adanya kesedihan dan kebahagiaan.

Setelah itu masing- masing adanya bentuk kebaikan, kebahagiaan, dan ke elokan, akan terus meningkat, dan menciptakan tempat yang indah didalam surga. Sebaliknya masing- masing bentuk kejahatan, kesedihan, dan kehancuran berkumpul dan mendapatkan kedudukan panasnya dineraka. Maka hiduplah dengan senantiasa belajar dari realitas hidup yang sebetulnya.

Jangan biarkan benak kita dipadati dunia hayalan belaka. Dan janganlah hidup yang dipadati dengan imajinasi belaka. Jadi cobalah untuk sampai pada alam semesta optimisme yang sangat besar setelah itu akui kehidupan apa adanya. Kita harus memiliki pilihan untuk mengubah diri kita sendiri untuk menjalani dan mengembangkan hidup, pasangan sejati juga tidak memiliki keinginan untuk menjadi ideal untuk keinginan kita, pasangan yang konsisten teguh tidak akan pernah luar biasa menjadi individu yang kita butuhkan. menjadi.

Oleh karena itu kitapun harus mencari cara bagaimana menyesuaikan diri dengan adanya kehidupan, oleh karena itu sudah sepatutnya kita mengakui dan mendekatkan diri pada diri sendiri untuk memaafkan kesalahan-kesalahan kita, membuktikan, dan mengambil hal-hal yang paling sederhana, setelah itu digabungkan. dengan bertukar meninggalkan masalah yang kiranya merepotkan. Kadang- kadang kita perlu membayangkan bahwa kita tidak memiliki petunjuk tentang kesalahan dan sesekali kita perlu memaafkan kesalahan yang benar-benar dinaturalisasi sepanjang kehidupan sehari-hari.

Insya Allah. Aku individu serta keluarga memaafkan seluruh orang yang sempat menyakiti, sebab bagi ku tidak terdapat manfaatnya buat mengganti kerugian yang mereka lakukan terhadap saya dan keluarga saya, mengingat fakta bahwa melawan mereka membuat kita menghabiskan waktu saja.

Sehingga dari itu jangan percumakan Waktu kita disia-siakan hanya untuk mengganti rasa sakit kita dan sekali lagi ketika menjawab rasa sakit hati kita tidak dapat diterima dengan alasan bahwa hal itu akan memperluas kuantitas pelanggaran kita. Saya juga harus membayarnya kembali jika hanya dengan retribusi yang saya buat.

Aku juga mau membalas mereka jika hanya pembalasan saya yang membuat mereka berganti lebih baik, hendak namun yang aku perkirakan kebalikannya, aku pelajari dulu style kehidupan mereka saat sebelum membalas, nyatanya mereka tidak konsekuen serta eksploitatif jadi tidak ada gunanya jika diladeni dengan adu alasan, bila adu alasan aku siap buat menerima kekalahan bila saya merasa kalah, hendak namun sehabis aku pertimbangkan bila alasan mereka kalah nyatanya tidak hendak mengakui kekalahan apalagi hendak terus menjadi merajalela.

Sesuatu contoh! Saya melaksanakan suatu serta bagi mereka yang saya jalani merupakan salah, lalu saya juga bertanya tolong ajari saya biar saya tidak melaksanakan kesalahan. Mereka cuma terdiam tidak sanggup membagikan petunjuk apa2 yang rasanya berguna, jadi bagi ku perilaku semacam itu tidaklah manusia, sebab sipatnya manusia itu bila telah mencoba menyalahkan orang lain dengan sembrono berarti telah sanggup membagikan petunjuk buat kebaikan untuk orang yang sudah disalahkannya itu.

Sesungguhnya untuk aku sangatlah gampang buat menanggapi poyokan ( ejekan/ hinaan ) mereka dengan berkata motor aku butut / bodol, serta aku juga tidak mengingkarinya memanglah benar perkataan mereka kalau motor aku memanglah butut ( motor tidak layak gunakan apa lagi buat ekspedisi jarak jauh). Hingga dari itu aku menanggapi bisakah kamu membagikan motor baru buat ku dengan duit mu. Mereka tidak sanggup menanggapi cuma plinga plingo kaya?.....

Bagi saya itu bukan manusia, karena, seandainya individu ingin bertanggung jawab atas kata-kata mereka sendiri. Semacam contoh“ motor butut / bodol itu saya mengganti dengan motor baru dengan uang saya. (itu adalah individu yang mampu tanggung jawab dengan kata-katanya sendiri). troenggg . .dunjrenggg . . . !

Pesan Dari Tukang Iwak Asin

Keheningan saya tidak berarti saya tidak berani. Aku cuma merasa kau tidak hendak sanggup menjawabnya serta tidak hendak sanggup berbuat apa- apa bila ejekan/ hinaan mu saya ladeni( layani). Contoh:

Bila saya bagi mu saya salah tolong tunjukan jalur mengarah kebenaran biar saya tidak melaksanakan kesalahan?

Bila bagi mu motor saya butut tolong bagikan kepada saya sepedah motor baru yang telah dibeli dengan duit mu?

Bila bagi mu, saya miskin sebab pemasukan dagang gesek/ ikan asin cuma secuil ( pemasukan yang sedikit) tolong bagikan saya lahan pekerjaan dengan pemasukan yang lebih dari lumayan?

Bila bagi mu, saya bodoh tolong ajari saya dengan geratis biar saya jadi pintar?

Jika bagi Anda, saya adalah orang yang buruk untuk memberi saya bantuan dengan tingkat kehormatan yang Anda miliki?.

Jadi jika Anda adalah individu Bertanggung jawab atas kata-kata Anda, apakah Anda akan mengatakan Anda siap untuk bertanggung jawab atas kata-kata itu?

Tanggapan yang tepat tidak diragukan lagi ???

Karena pembenaran itu, saya tidak berusaha melayani individu seperti itu. Kami patah hati bahwa tiada orang yang gagal (individu seperti itu) namun makhluk seperti itu, dengan alasan, bahwa individu adalah orang yang berani tanggung jawab atas perkataannya.

Disini telah jelas jika saya melayani ocehan mereka berarti saya sama binatangnya semacam mereka. (Idealnya individu yang bersangkutan memahaminya).

Rasanya sekian tulisan dari aku yang amburadul serta kacau balau ini.