Renungan suci #3

     Janganlah kita bersedih walau pun kehidupan kita miskin. Banyak di luar sana orang yang terbelit hutang, lebih parah dari nasib kita. Jika kita tidak memiliki mobil, masih banyak orang lain yang tidak memiliki kaki karena di amputasi. Jika kita mengeluh karena sakit, masih banyak di luar sana orang yang terbaring di rumah sakit berhari-hari, berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun. Jangan bersedih dan cemas terhadap masalah yang menimpa hidup kita.

     Janganlah bersedih. Karena diri kita adalah seorang muslim yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Kita seorang muslim yang beriman pula kepada malaikat-Nya, hari akhir dan takdir-Nya.

     Janganlah bersedih kiranya kita terlanjur berbuat dosa. Tetapi segeralah bertobat. Jika kita berbuat salah, segeralah minta ampunan kepada-Nya. Jika kita melakukan perbuatan buruk, segeralah perbaiki keburukan itu. Sebab rahmat Allah amatlah luas, pintu taubat-Nya terbuka lebar dan ampunan-Nya tiada terbatas. Allah swt. senantiasa menerima taubat hamba-Nya. Asalkan taubat itu di lakukan dengan sungguh-sungguh.

     Janganlah kita bersedih karena musibah yang menimpa kita. Jangan gelisah karena bencana yang mengguncangkan diri kita.

Baca juga
/Kakek Bantal/Kisah Wali Songo | Penyebar Agama Islam di Tanah Jawa/Salman Al Farisi Pencari Kebenaran/Halaman/Rahasia Takdir/Keutamaan Akhlak/Memerangi Nafsu Dengan Lapar/Cara Mengenali Nafsu/Cara mempermudah bangun malam/Mush'ab bin Umair Duta Islam yang Pertama/Berpikir Dan Bersyukur/Rahasia Bahagia | Kunci Bahagia/Jangan Menyesali Masa Lalu/Asal-Usul Syekh Siti Jenar/Keutamaan Menuntut Ilmu/Meningkatkan Kualitas Diri/Ciri-ciri orang yang sengsara/orang yang bahagia | happy person/Tentukan tujuan hidup/Jangan Risau dan Jangan Bersedih/Kalimat motivasi untuk hidup lebih baik/Hari Ini Milik Kita/Obat sakit hati bisa dilakukan sendiri/Pintu-pintu setan/Sabar dalam menghadapi cobaan/Motor bodol untuk jarak jauh/Ingin Kaya Seriuslah Bekerja/Renungan Suci #1/Renungan Suci #2/Renungan suci #3/Biarkan Hari Esok Datang/Tersenyumlah dan jangan bersedih/3 kondisi kebahagiaan seorang hamba/Hiduplah Sebagaimana Adanya | Motor Bodol/Sabar Dalam Cobaan

Semoga bermanfaat.

Wallahu a,lam bish-shawab.
Billahit-taufiq wal-hidayah.

Popular posts from this blog

Mush'ab bin Umair Duta Islam Yang Pertama | 60 Sahabat Nabi Muhammad saw

Ridha Terhadap Ketentuan Allah | Bersama Motor bodol

Tiga kondisi kebahagiaan seorang hamba

Hiduplah Sebagaimana Adanya | Motor Bodol

Jangan Menyesali Masa Lalu

Asal Usul Sunan Apel | Kisah Wali Songo

Motor bodol untuk jarak jauh