Menu Makan Ala Keluarga Sangat Sederhana (KSS)

Keluarga Sangat Sederhana

Ini adalah salah satu cara makan ala keluarga sangat sederhana (KSS). Caramakannya dibawah alis ngelepor, bukannya tidak sopan atau tidak mau di meja makan. Jawaban yang tepat adalah dikarenakan tidak memiliki meja makan. Jangankan meja makan meja untuk tamu pun tidak ada, aku tidak memiliki semua itu. Bukannya pelit atau tidak mau membelinya. Jawaban yang tepat adalah keuangan yang menipis dan belum memiliki kemampuan untuk membeli meja makan dan meja tamu.

https://www.sukaratu.com/
Menu Makan Ala Keluarga Sangat Sederhana (KSS)

Syukuri saja

Apapun makanannya, ya . . . Syukuri saja. Emang begini keadaan saya, setiap hari mencari uang untuk makan pada hari ini dan uang tersebut habis juga hari ini, terkadang malahan uangnya kurang untuk hari ini. Apa lagi sekarang lagi masa pandemi COVID 19 (CORONA). Ya, , , ,  sudahlah kita jangan sering mengeluh, dikarenakan kalau kita sering mengeluh berdampak semakin memburuk keadaannya.

Sebelum melanjutkan izinkan saya untuk menyapa para pembaca, tulisan saya yang takberguna ini. Teman-teman sekalian bagai mana kabarnya ? . . . . . . Semoga jawabannya sesuai yang saya harapkan yaitu kabar teman-teman sekalian semuahnya sehat walafiat.

Saya ucapkan bahagia selalu bagi teman-teman yang hidup didalam perekonomian di atas rata-rata. Dan selalu sabarlah teman-teman pembaca yang keadaannya sedang dalam perekonomian di bawah rata-rata. Jangan terlalu larut dalam kemelut kehidupan, jalani saja hidup yang semestinya. Hidup yang sekarang inilah hidup yang sesungguhnya.

Matangkanlah iman kita. Sempurnakanlah keyakinan kita kepada Tuhan. Hasil dari kematangan iman ialah bahwa kita mudah menyerahkan setiap persoalan kepada-Nya, bertawakal dan berpegang teguh terhadap janji-Nya.

https://www.sukaratu.com/2020/12/menu-makan-ala-keluarga-sangat.html
Menu Makan Ala Keluarga Sangat Sederhana (KSS)

Bila ingin mencapai kebahagiaan hidup

Bila kita ingin mencapai kebahagiaan hidup dan kesempurnaan jiwa, hendaknya senantiasa berlatih untuk berprasangka baik kepada-Nya, ridha/ikhlas terhadap tekdir-Nya dan menunggu kemenangan dari-Nya. Jika mampu melakukan semua itu berarti diri kita tel;ah memiliki keimanan yang kuat dan sifat mukmin yang agung. Begitulah cara saya untuk belajar menjalani hidup ini yang sesungguhnya.

Apakah teman-teman masih sudi unjuk melanjutkan artikel saya yang tidak berguna ini. Bagi yang masih bersedia melanjutkan membaca . . . . . Mari kita lanjutkan !

Kalau sudah demikian hati kita menjadi tenang. Kita akan mendapatkan kebaikan akibat dari keteguhan kita dalam beriman. Kesulitan apapun yang kita hadapi, Tuhan akan menolong, membantu, memberikan petunjuk dan memberi kita perlindungan. Jika pertolongan Tuhan telah memancarkan perlindungan kepada kita maka tidurlah dengan tenang, sebab persoalan pasti berlalu dengan aman.

Menurut Kitab dari al-Insanun'Arifun'Indahu Ruuhul'Adhim salah satu kitabnya IMAM AL-GHAZALI. Ketika Ibrahim alaihis salam dilemparkan ke dalam api. Dia berkata, " Cukuplah Allah menjadi penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik pelindung. " Api yang berkobar itu menjadi dingin dan sejuk serta menyelamatkan. Ketika Rasulullah saw. dan para sahabatnya diancam akan dibunuh oleh pasukan kafir, mereka membaca:

Cukuplah Allah menjadi penolong kami dan Dia adalah sebaik-baik pelindung. Maka mereka kembali dengan nikmat dan karunia (yang besar) dari Allah, mereka tidak mendapat bencana apa-apa, mereka mengikuti keridhaan Allah. Dan Allah mempunyai karunia yang besar. [QS.Ali Imran 173-174]

Manusia dengan segala kekurangannya

Kita sebagai manusia tidak luput dari segala kekurangannya, pastinya kita tidak akan mampu bergelut dengan berbagai peristiwa, tidak akam mampu melawan bencana dan tidak akan sanggup mengalahkan segala permasalahan yang dihadapinya. Kita pun begitu, diciptakan dalam keadaan lemah dan tidak mampu berbuat apa-apa. Namun ketika diri kita bertawakal kepada Tuhan, percaya dengan janji-Nya serta menyerahkan setiap perkara kepada-Nya, maka kita akan mendapati suatu kekuatan yang luar biasa. Bertawakallah kepada-Nya, niscaya diri kita menjadi manusia yang memiliki kekuatan jiwa dan raga.

0 Response to "Menu Makan Ala Keluarga Sangat Sederhana (KSS)"

Postingan Populer

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel