Pesan Dari Tukang Gesek

Apaitu Gesek

Yang dimaksud gesek adalah ikan asin atau wakasin. Ikan hasil tangkan nelayan kemudian diolah sedemikan mungkin pokok dari pengolahan harus direndam dalam air yang di tambahkan banyak garam pada air rendaman tersebut untuk mendapatkan rasa yang asin dan menghindari dari pembusukan pada ikan hasil olahan tadi. Itulah yang dimaksud dengan gesek / wakasin / ikan asin.

Saya sebagai tukang gesek / wakasin dan terasi mendoakan kepada orang yang selalu menghujat / menggina / melecehkan dan yang selalu mengupas tentang keburukannya saja terhadap tukang wakasin / ikan asin / gesek dan tarasi, semoga di berikan rejeki yang banyak dan Allah menghapus seluruh pelanggarannya. selanjutnya, diwariskan dalam keadaan khusnul khotimah dan masuk surga, Aamiin.

Tidak Menggunakan Formalin

Terus terang gesek yang saya olah dan saya jual, sama sekali tidak menggunakan formalin, jangankan untuk menggunakan formalin untuk melihat secara langsung formalin pun saya belum pernah melihatnya, lalu bagaimana cara mendapatkannya, siapa penjualnya, belinya dimana, harganya berapa, penjualannya perkilo atau perliter dan cara penggunaannya pun terus terang saja saya tidak tau.

Gesek yang saya miliki dan di jual murni hanya menggunakan air untuk proses perendaman dan garam untuk pengasinan dan hanya garamlah bangan pengawetnya serta sinar matahari. Jadi bahan pengawet gesek saya' bahan pengawetnya asli pemberian Allah dari langit berupa matahari untuk proses pengeringan gesek / ikan asin / wakasin dan terasi.

stock-photo-the-location-of-traditional-fishing-settlements-for-industry-and-business-producing-salted-fish-and-1883535394
pesan dari tukang gesek stok photo shutterstock | azot susila

PESAN DARI TUKANG GESEK / WAKASIN / IKAN ASIN DAN TARASI

Orang tidak akan terlindungi dari kekurangan apa pun, jelas saya tidak akan punya jalan keluar dengan berbagai peluang. Saya hanyalah pedagang kecil modal pun tidak banyak sekitar Rp.500.000,- doang untuk belanja ikan asin yang saya jual nantinya dengan cara berkeliling kampung untuk mencari pembelinya, selain itu saya pun bersyukur sudah memiliki pelanggan tetap sekitar ada 19 warung yang saya pasok terasi dan ikan asin, lumayan lah 3 kali dalam seminggu saya mengisi warung tersebut.

Setelah gesek dan tarasi saya isikan ke 19 warung tersebut, selebihnya gesek dan tarasi saya jual menggunakan motor bodol keliling kampung. Panas, hujan saya lalui yang lebih menyakitkan hati adalah banyak yang mengatakan gesek dan terasi adalah panganan wong melarat / miskin. Begitulah keadaan saya sepagai pedagang gesek / wakasin / ikan asin penuh dengan ejekan beli tidak ngejek iya.

pesan dari tukang gesek
tukang gesek

Jadi wajar saja kakau banyak orang yang merendahkan ku. Dalam mengolah sesuatu yang direndahkan seseorang saat saya mengolah sekaligus sebagai penjual ikan asin banyaknya orang yang mencibir ku' bilang bau tidak hanya itu batuklah, formaninlah yang lebih parah, begitulah tuduhan untuk tukang gesek dan tarasi.

Apakah mereka tidak berpikir jika saya tidak dagang gesek / wakasi / ikan asin dan tarasi saya mau kerja apa, penghasilan untuk keluarga saya apa. Pada intinya mengejek iya dalam hinaan membantu tidak atau lebih tepatnya memberikan hal yang lebih baik tentunya kau tidak. Dikarenakan ilmu yang kau kuasai adalah ilmu cara menghina dan ejekan hanya untuk menyakiti orang lain. Apakah itu menurut mu ilmu yang bermanfaat.

Lakukan saja kawan semoga dengan ilmu yang kau miliki yaitu ilmu cara menghina dan cara mengejek olang lain dengan menyakiti hati orang lain, semoga bermanfaat untuk diri mu sendiri dan keluarga mu. Saya selalu mendoakan kamu dalam hal-hal yang baik saja malau pun kamu selalu menggembor-gemborkan bahwa gesek / wakasin / ikan asin dan tarasi saya mengandung formalin.

Dan perlu kamu ketahui di dunia orang yang masih perduli terhadap ku beserta masih banyak. Lanjutkanlah ejekan dan hinaan terhadap tukang gesek/wakasin/ikan asin dan tarasi untuk puaskan hati mu yang penuh dengan kemulyaan itu. Saya yakin masih banyak orang yang perduli terhadap ku, saya yakin itu !

RELATED:

Tapi perlu diketahui umumnya ikan asin menjadi menu wajib saat ada hajatan atau acara bakti sosial, misalnya kempul-kumpul likal lainnya, pesta, hingga kumpul keluarga, bahkan individu yang bekerja di luar negeri, khususnya Tki. Misalnya; Tki di Taiwan, Hongkong, Arabsaudi mereka meminta keluarganya untuk memaketkan terasi dan ikan asin menurutnya kangen terhadap makanan lokal sebagai ciri khas dari indonesia. Dikeluarga saya sendiri, ikan asin juga sangat cocok untuk makan siang bersama keluarga.

Saya miskin akan selalu setia mendengarkan ejekan dan hinaan mu itu. Menurut ku jika batuk di sebabkan makan gesek mukin alergi terhadap ikan atau sudah ada gejala batuk, jika gesek yang saya bawa mengandung formalin saya jawab tidak memanfaatkan formalin. Ada juga saat saya akan mengisi gesek/wakasin/ikan asin untuk klien saya, ada seseorang yang saya tidak tahu, katanya, dia bos gabah. Bos gabah tersebut bertanya pada saya' jualan apa? Saya membahas tentang menjual ikan asin. Bos gabah tidak saya kenali itu bilang' jualan duit janga gesek. Sangat baik bahasa bos gabah dalam menghina tukang gesek. Tapi jujur' saya tidak mengenal bos gabah tersebut.

Bagi saya individu karakteristik khas ikan asin serta tarasi merupakan baunya, bagai mana bakal bau nikmat bila di campuri dengan formalin, jadi jangan terus ngecobres dengan menyakiti hati tukang gesek/wakasin/ikan asin & tarasi. Nelayan kami yang ada di Genteng tidak tau formalin itu seperti apa dan belinya pun di mana, yang kami tau adalah angsuran bank emok dan kreditan prabot. Jika di suatu daerah pengasin ikan terlibat kasus penggunaan formalin belum tentu semua orang di daerah tersebut melakukan hal yang sama.

Dengan menjatuhkan tukang gesek apakah hati kamu merasa senang apakah kamu mampu memperbaiki kehidupan tukang gesek di seluruh dunia. Yang saya inginkan realita jualan ikan asin bukan cita-cita saya. Akan tetapi dengan berjualan ikan asin saya mendapatkan penghasilan darinya saya telah bekerja untuk orang yang saya cintai. (apakah kamu bersedia menggantikan penghasilannya tukang gesek bukan hanya saya tapi tukang gesek di seluruh pelanet bumi).

Sanggupkah kamu' tentunya tidak! Karena ilmu yang kau pelajari adalah ilmu hinaan / ejekan yang menyakitkan orang lain. Semangatlah kamu untuk selalu belajar / mempertebal / mendalami ilmu yang kau sukai yaitu ilmu menghina biar lebih pandai / mahir untuk menyakiti orang lain. Selanjutnya kamu buka universitas mahir bahasa menghina (U.M.B.M), kan keren.

Saya berjuang bertanya apakah saya berhak untuk jatuh? . . . Orang yang secara khusus bisa menghentikan saya adalah saya, ketika saya berhenti mengingat awal ketika saya mulai dengan kepercayaan pada titik ketika saya harus berhenti mengingat betapa idealisnya saya di mana saya memulai berjaulan terasi dan ikan asin ketika semua masalah dihujani cacian cukup untuk membantu keluarga saya.

Saya akan menunjukan bahwa saya lebih memahami dari pada semua siksaan yang datang kearah saya, saya tidak pernah menyambut masalah yang akan datang namun saya akan menghadapinya terlepas dari seberapa intens mereka. Semoga saya mampu melakukan itu,  untuk menambah kepercayaan pribadi yang kuat dengan kualitas yang belum pernah ada sebelumnya.

Lengkapi iman kita pada Tuhan. Efek samping dari pengembangan keyakinan adalah mudah bagi kita untuk menyerahkan setiap masalah kepada-Nya, menaruh kepercayaan kita dan memegang jaminan-Nya. Cobalah untuk tidak terlalu dibuat-buat untuk waktu yang hilang dalam ketidak nyamanan hidup, cukup lanjutkan hidup Anda sebagaimana mestinya. Hidup ini sekarang adalah kenyataan. Begitulah saya  melanjutkan realitas.

0 Response to "Pesan Dari Tukang Gesek"

Post a Comment

Postingan Populer

WARKAT

Kita harus fokus dan fokus pada saat sedang dilanda rintangan, alangkah baiknya jika api di dalam hati dipadamkan, itu hanya mempersulit hasil dari perbuatan jahat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel