Posts

Showing posts from June, 2020

Ridha Terhadap Ketentuan Allah | Bersama Motor bodol

Image
Ridho Terhadap Ketentuan Allah swt. artinya menerima semua kejadian yang menimpa diri kita dengan lapang dada, menghadapinya dengan tabah, ridha, dan tidak merasa kesal atau berputus asa walaupun disaat mencari nafkah kehujanan BersamaMotor Bodol.Motor Bodol adalah bahasa dari Kampung (Desa) sayayang arti nya motor yang sudah rusak, butut atau motor yang sudah tidak layak pakai. Dikarenakan saya hanya memiliki satu motor saja, walau pun motornya sudah bodol asalkan kita terampil untuk mengkotak-katiknya motor bodol tersebut masih bisa saya gunakan untuk mencari nafkah, bahkan untuk pejalan jarak jauh (yaitu mengantar anak saya mondok di pesantren).Baca juga: Hiduplah Sebagaimana Adanya | Motor Bodol/Motor bodol untuk jarak jauh Di dalam menghadapi sesuatu yang kurang disenangi seseorang mempunyai dua kemungkinan yaitu rela atau sabar. Rela ialah sifat utama yang disunahkan, sedangkan sabar ialah sikap yang wajib.Orang-orang yang rela kadang-kadang dapat melihat hikmah dan kebaikan yang…

Asal Usul Sunan Apel | Kisah Wali Songo

Image
Asal Usul Sunan Apel | Kisah Wali Songo Siapa itu Sunan Ampel ? Kiranya bermanfaat silakan di baca dan kiranya tidak bermanfaat tinggalkan saja.
Bukhara adalah nama sebuah kota yang terletak di daerah Samarqan. Sejak dahulu daerah daerah Samarqan terkenal sebagai daerah Islam yang melahirkan ulama-ulama besar seperti sarjana hadist sahih.
Di samarqan ini ada seorang ulama besar bernama Syekh Jamaludin Jumadil Kubra, ia seorang Ahlussunah bermahzab Imam Syafe'i. Beliau mempunyai seorang putra bernama Ibrahim. Karena berasal dari Samarqan, bagi orang Jawa sangat sukar untuk mengucapkan Samarqan akhirnya menyebutnya sebagai Syekh Ibrahim Amarakandi.
Syekh Ibramih Asmarakandi ini diprintah oleh ayahnya, yaitu Syekh Jamaludin Jumadil Kubra untuk berdakwah kenegara-negara Asia. Perintah ini dilaksanakan, dan beliau kemudian menjadi menantu oleh raja Cempa, di jodohkan dengan puti raja Cempa yang bernama Dewi Candrawulan. Menurut ahli sejarah, negri Cempa berada di Muangthai.
Dari hasil pe…

Hiduplah Sebagaimana Adanya | Motor Bodol

Image
Hiduplah Sebagaimana Adanya | Motor BodolMotor Bodol adalah bahasa dari kampung saya yang arti nya motor yang sudah butut atau motor yang sudah tidak layak pakai untuk jarak jauh.Motor Bodol syukuri dan nikmati. Apa yang Tuhan berikan pada kita . . . . . Kebahagiaan adalah hal yang saya inginkan ???Inilah Motor Bodol yang saya miliki . . . . .Kemana pun aku pergi hanya motor bodol ini yang saya pakai. Di karenakan saya hanya memiliki satu motor saja, hanyalah motor bodol, syukuri saja.Motor bodol ini sangatlah berarti bagi ku walau pun bodol. Dari mencari nafkah untuk diriku sendiri dan keluarga, hanya motor inilah yang saya kendarai. Dari kegiatan saya yaitu berdagang keliling sampai mengantar-jemput anak sekolah. Alhamdullah anak ku tidak pernah malu walau pun antar-jemput nya dengan motor bodol. Apa pun saya, itulah saya yang tak luput dari keterbatasan, yang patut saya syukuri segala nikmat pemberian Tuhan.HiduplahSebagaimana Adanya Kehidupan memang di ciptakan dengan berbagai kek…

Kisah Syekh Maulana Malik Ibrahim | Kakek Bantal

Image
Kisah Wali SongSalah satunya iyalah kisah Syekh Maulana Malik Ibrahim | Kakek BantalSyekh Maulana Malik Ibrahim adalah yang lebih di kenal penduduk setempat sebagai kakek Bantal. Diperkirakan datang ke Gresik pada tahun 1404 M. Beliau berdakwah di Gresik hingga akhir hayatnya yaitu pada tahun 1419 M.
Jauh sebelum Syekh Maulana Malik Ibrahim datang ke Pulau Jawa, sebenarnya sudah banyak masyarakat Islam di daerah-daerah pantai utara, termasuk di desa Leran. Hal itu dapat di buktikan dengan adanya makam seorang wanita benama Fatimah binti Maimun yang meninggal pada tahun 475 Hijriah atau pada tahun 1082 Masehi. Jadi sebelum jaman Wali Songo, Islam sudah ada di pulau jawa yaitu di daerah Jepara dan Leran. Tetapi Islam pada masa itu belum berkembang secara besar-besaran.Dalam berdakwah kakek Bantal (Syekh Maulana Malik Ibrahim) menggunakan cara yang bijaksana dan strategi yang tepat berdasarkan ajaran Al-Qur'an, yaitu:"Hendaklah engkau ajarkan Tuhan mu dengan hikmah (kebijaksanaan…

Kisah Wali Songo | Penyebar Agama Islam di Tanah Jawa

Image
Kisah Wali Songo | Penyebar Agama Islam di Tanah Jawaada lima periodeWali Songo adalah Penyebar Agama Islam di Tanah Jawa. Nama satu dewan dakwah atau dewan mubaligh. Apa bila salah seorang dari dewan tersebut pergi atau meninggal dunia, maka akan segera di ganti oleh wali lainnya. Seperti tersebut dalam kitab Kanzul Ulul Ibnul Bathuthah yang penulisnya di lanjutkan oleh Syekh Maulana Al Maghrobi, wali songo melakukan sidang tiga kali, yaitu:Tahun 1404 M adalah sembilan waliTahun 1436 M masuk tiga wali menggantikan yang wafatTahun 1463 M masuk empat wali menggantikan yang wafat dan pergi. Menurut KH. Dakhlan Abd. Qohar, pada tahun 1466 M wali songo melakukan sidang lagi membahas berbagai hal. Di antaranya adalah membahas Syekh Siti Jenar, meninggalnya dua orang wali yaitu Maulana Muhammad Al Maghrobi dan Maulana Ahmad Jumadil Kubro serta masuknya dua orang wali menjadi anggota wali songo.


WALI SONGO PERIODE PERTAMAPada waktu Sultan Muhammad memerintah kerajaan Turki, beliau menanyakan …